18 Apr 2019
Set Your Goal
“If you don’t know where you are going, you might wind up someplace else.” – Yogi Berra/

Pernahkah anda membayangkan jika anda membangun sebuah rumah tapi anda tidak menetapkan dengan jelas rumah seperti apa yang ingin anda bangun ? Kemungkinan besar rumah yang anda bangun tidak akan sesuai dengan rumah yang anda inginkan. Sama halnya dengan berinvestasi, tanpa perencanaan dan menetapkan tujuan investasi, maka hasil investasi yang anda dapatkan tidak akan sesuai dengan yang anda inginkan. Anda harus menetapkan tujuan investasi yang jelas.
Ada berbagai pendekatan untuk mengetahui tujuan investasi. Pada zaman dulu, investor hanya berfokus untuk menghasilkan investasi dengan return semaksimal mungkin. Pendekatan yang biasa dilakukan dalam managemen keuangan sekarang lebih ke arah tujuan kehidupan yang jelas dan detail. Misalnya berinvestasi untuk membeli rumah, berinvestasi untuk dana pensiun ataupun tujuan-tujuan kehidupan yang lainnya.

Pendekatan ini tidak berfokus pada return investasi saja, berikut adalah beberapa prinsipnya :
  • Penetapan tujuan investasi membuat investor mengetahui dengan jelas berapa dana yang harus diinvestasikan sehingga tujuan investasi dapat diraih dengan pasti.
  • Investor dapat lebih termotivasi untuk mencapai tujuannya karena mereka bisa mengukur setiap progressnya.
  • Investor dapat menetapkan berbagai macam investasi sesuai dengan tujuan investasinya masing-masing, mereka lebih leluasa mengatur untuk jangka waktu investasi, resiko investasi secara terpisah
Berikut adalah berbagai langkah dalam menetapkan tujuan investasi :

1. Tetapkan apa yang anda inginkan
Langkah pertama dalam menetapkan tujuan investasi adalah, tetapkan untuk apa anda berinvestasi. Apakah anda berinvestasi untuk membeli rumah, untuk modal kerja anak anda, untuk menabung liburan tahunan keluarga anda atau apapun yang anda inginkan.

2. Kelompokkan tujuan-tujuan investasi anda berdasarkan jangka waktu
Setelah anda menetapkan tujuan-tujuan anda berinvestasi, kelompokkan tujuan-tujuan investasi anda berdasarkan jangka waktunya. Misal tujuan investasi jangka waktu pendek : berlibur akhir tahun, menyumbang pada saat natal. Jangka waktu menengah : modal kerja anak anda, membeli rumah kedua. Jangka waktu panjang : dana pensiun, warisan anak.

3. Tetapkan nominal untuk setiap jenis tujuan investasi anda
Ketika anda sudah menulis dan mengelompokkan tujuan-tujuan investasi anda, tuliskan nominal yang anda mau untuk setiap jenis investasinya. Misal jika anda ingin berinvestasi untuk berlibur akhir tahun, tuliskan berapa biaya yang ingin anda siapkan untuk berlibur, apakah 30 juta rupiah atau berapapun yang sesuai dengan keinginan anda. Sesudah anda melakukan semua hal di atas, maka perencanaan investasi anda akan sangat mudah untuk dilakukan, anda dapat mengetahui berapa budget yang harus anda sediakan ataupun jenis investasi apa yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Copyright 2019 © All rights reserved Chrimacore
Website Development By Kibo Creative
CONTACT US
Tel: +6231 9924 1968
Tel: +6281 2345 88577
Email : info@chrimacore.com
OFFICE ADDRESS
Jl. Argopuro No.55A Sawahan
Kec. Sawahan - Surabaya
Jawa Timur 60251